Pekan ASI sedunia, ASI Eksklusif megilan. Lamonga Menuju zero stunting. 

  • Whatsapp
Pekan ASI sedunia
Pekan ASI seduni

Loading

XPOSE TV LAMONGAN, –Masuk di bulan agustus minggu pertama . diperingati sebagai “Pekan ASI Sedunia”. ASI Eksklusif Megilan, Lamongan Menuju Zero Stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kaum ibu-ibu atau semua pihak.

banner

Tentang pentingnya ASI bagi si buah hati ( bayi ). Sehingga kaum ibu-ibu menyusui perlu mendapatkan suport suami dan juga dari semua kalangan.

Himbuan resmi dari Kementerian Kesehatan RI sangat jelas, memberikan asi adalah salah satu investasi terbaik untuk meningkatkan derajat kesehatan, perkembangan sosial serta ekonomi individu dan bangsa.

XPOSE TV konvirmasi,-salah satu Bidan Puskesma BABAT. Ibu NURWANA Amd. Gz. yang ikut andil dalam acara ini. Menjelaskan dengan GAMBELANG terkait pentingnya
memberikan asi secara optimal dan dapat mencegah angka kematian 823.000 Bayi dan 20.000 kematian ibu di setiap tahunNya.

Tidak menyusui bisa berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan juga mengakibatkan kerugian ekonomi .

Volume dan komposisi ASI IBU berbeda-beda tergantung pada kebutuhan Si buah hati ( bayi). Proses terbentuknya ASI ( Air Susu Ibu) dimulai semenjak masa kehamilan seorang Ibu. Produksi ASI setelah melahirkan sih buah hati (bayi ) bisa banyak dan juga bisa sedikit.Karna itu Untuk meningkatkan produksi ASI bisa dengan IMD, (inisiasi menyusui dini).

Menurut penelitian dari tubuh Ibu akan mengeluarkan hormon endorfin setelah melahirkan. Endorfin adalah hormon yang diproduksi otak saat manusia merasa bahagia.

Hormon ini juga berfungsi untuk meredakan stres dan memberikan sensasi rileks.
Nah, selama inisiasi menyusui dini, hormon endorfin Ibu juga akan disalurkan ke bayi lewat ASI. Alhasil, keduanya jadi lebih merasa rileks dan bahagia akan kehadiran satu sama lain.

Inisiasi menyusui dini yang langsung dilakukan juga dapat membuat si kecil merasa lebih tenang dan nyaman saat baru pertama kali lahir ke dunia karena mendapat sentuhan lembut dari sang Ibu.

Selain sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi, ASI juga terbukti untuk meningkatkan kekebalan bayi termasuk dari paparan COVID-19.

Oleh karenanya, aktivitas pemberian ASI harus tetap dilakukan apapun status kesehatan sang ibu. Meskipun ibu menyusui terkonfirmasi positif COVID-19, ASI tetap boleh diberikan  kepada bayinya.

Saat memberikan ASI, ibu harus tetap menjalankan protokol kesehatan ketat dan tidak mengalami gejala yang berat, jadi ibu masih bisa menyusui langsung.

Apabila seorang ibu merasa dirinya lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk menyusui langsung, maka bayi dapat diberikan ASI perah (ASIP) baik oleh ibu maupun anggota keluarga yang lain.

Oleh karena itu tidak perlu khawatir, karena COVID-19 bukan penghalang buat ibu-ibu untuk memberikan yang terbaik buat si kecil.(Nurwana Amd Gz)

Reporter. Plex.

Hery purnomo

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *