Pasien Di Tolak, Aliansi Lingkar Utara Mendatangi Puskesmas Pringgarata Karena Pelayanan Yang Kurang Baik

  • Whatsapp
Pasien Di Tolak
Pasien Di Tolak, Aliansi Lingkar Utara Mendatangi Puskesmas Pringgarata Karena Pelayanan Yang Kurang Baik

Loading

XPOSETV//Lombok Tengah, NTB – Pasien di tolak, sejumlah aktivis dari organisasi sosial Aliansi Lingkar Utara melakukan aksi hearing publik ke Puskesmas Pringgarata di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, menyusul kabar seorang pasien di tolak dikarenakan kurang mampu saat hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

Aksi yang berlangsung secara damai tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap buruknya pelayanan publik di fasilitas kesehatan milik pemerintah yang ada di Puskesmas Pringgarata. Para aktivis menuntut klarifikasi dari pihak Puskesmas dan meminta agar kasus penolakan tersebut tidak terulang kembali.

“Kami datang untuk mencari kejelasan, karena pelayanan kesehatan adalah hak dasar warga negara. Tidak boleh ada penolakan terhadap pasien, apalagi hanya karena alasan administrasi atau status ekonomi,” ujar Khairul Anwar, koordinator aksi hearing. Senin, (20/10/2025).

Ia juga meminta, puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang ramah dan profesional kepada pasien.

” Puskesmas diharapkan dapat lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang tinggi.” jelasnya.

Menurut Khairul, masyarakat merasa kesal karena diminta registrasi terlebih dahulu baru melakukan tindakan.

” Masyarakat merasa sangat kecewa dengan Oknum salah satu dokter yang bekerja di PKM tersebut, karena tidak ramah dan anti pada masyarakat,” bebernya.

Selain itu zaenurizal menambahkan terkait pelayanan salah satu oknum dokter yang seolah-olah acuh terhadap pasien.

“kami datang ke Puskesmas untuk mendapatkan kesehatan dan konsultasi kesehatan tapi ada salah satu oknum dokter yang seolah olah cuek dan malah jijik untuk memegang pasien maka dari itu kami meminta kepada kepala dinas maupun bupati Lombok Tengah agar segara evaluasi dokter tersebut,Tuturnya.

Menurut keterangan Puskesmas Pringgarata Haerozi menerangkan bahwa, selama ini sudah bekerja sesuai SOP dan tidak ada penarikan biaya administrasi selama menggunakan BPJS.

” Masyarakat sering memaksa tenaga medis untuk melakukan tindakan, padahal pasien masih dalam proses observasi dan Puskesmas harus memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai standar dan tidak boleh menolak pasien tanpa alasan yang jelas dan berkaitan dengan dokter yang di maksud kami akan coba konsultasi ke dinas kesehatan Lombok Tengah” kata Haerozi.

Red: Erlan

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar

  1. It’s in point of fact a nice and helpful piece of info. I’m glad that you simply shared this useful information with us. Please stay us up to date like this. Thanks for sharing.

  2. I think this web site contains some very good information for everyone :D. “The public will believe anything, so long as it is not founded on truth.” by Edith Sitwell.