XPOSE TV//Mataram, NTB – Optimalisasi pelayanan dan evaluasi kinerja, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanannya. Pada Jumat, 11 Oktober 2024, BP3MI NTB kembali melaksanakan evaluasi kinerja untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sepanjang tahun berjalan dengan optimal. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk pemanfaatan anggaran menjelang akhir Tahun Anggaran (TA) 2024, evaluasi terhadap Program KAWAN PMI, pelaksanaan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP), dan persiapan pemindahan layanan LTSA (Layanan Terpadu Satu Atap) ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Mataram. Senin (14/102024).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI NTB, Noerman Adhiguna, SE. MBA., menekankan pentingnya optimalisasi anggaran di sisa tahun anggaran 2024 agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar. “Pengelolaan anggaran yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya dalam memberikan perlindungan yang maksimal,” ujar Noerman Adhiguna, SE, MBA., Kepala BP3MI NTB.
Evaluasi KAWAN PMI, sebuah program penting dalam pendampingan dan perlindungan PMI, juga menjadi sorotan utama dalam rapat evaluasi tersebut. Program ini telah menjadi bagian integral dalam upaya BP3MI untuk memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada PMI yang tersebar di berbagai negara. Selain itu, pelaksanaan OPP juga dievaluasi, di mana OPP dianggap krusial untuk memastikan calon PMI memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebelum berangkat ke negara tujuan.
Tidak hanya fokus pada optimalisasi pelayanan, BP3MI NTB juga mempersiapkan pemindahan layanan LTSA ke MPP Kota Mataram. Pemindahan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan efisiensi dalam proses pelayanan satu atap. “Dengan adanya layanan di MPP, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan pelayanan yang mereka butuhkan dalam satu tempat, sehingga prosesnya lebih cepat dan efektif,” tambah Pak Noerman (panggilan akrab).
Selain membahas terkait kinerja dan layanan, BP3MI NTB juga menyoroti perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang sedang berlangsung. Salah satu isu yang muncul adalah kelengkapan dokumen para pelamar yang menjadi kendala dalam proses seleksi. BP3MI NTB berupaya mempercepat proses verifikasi dokumen agar proses perekrutan dapat berjalan sesuai jadwal.
Rapat evaluasi ini diakhiri dengan komitmen BP3MI NTB untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja, serta memberikan yang terbaik bagi para PMI dan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Dengan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan, BP3MI NTB optimis dapat menghadapi sisa tahun 2024 dengan lebih baik dan siap menyongsong tahun 2025 dengan program-program yang lebih inovatif.
Narsum: BP3MI NTB
Red: H A






































