XPOSE TV//Sumbawa, NTB – Kegiatan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) PKC PMII Nusra Bali sukses diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 20 hingga 21 Juli 2024. Acara ini bertempat di Aula SMKN 1 Sumbawa dan berlangsung dengan khidmat. Minggu(22/7/24).
Muspimda kali ini turut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang PMII Sumbawa. Agenda Muspimda adalah forum permusyawaratan tertinggi setelah Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) di tingkat struktur PKC. Forum ini dihadiri oleh seluruh cabang PMII se-Bali Nusra, termasuk:
– PC PMII Buleleng
– PC PMII Denpasar
– PC PMII Lombok Barat
– PC PMII Mataram
– PC PMII Lombok Utara
– PC PMII Lombok Tengah
– PC PMII Lombok Timur
– PC PMII Sumbawa Barat
– PC PMII Sumbawa
– PC PMII Dompu
– PC PMII Bima
– PC PMII Kupang
Dalam forum tersebut, para peserta membahas perkembangan organisasi dan kaderisasi di semua cabang, dengan tujuan memperkuat internal, eksternal, peraturan organisasi, dan kelembagaan KOPRI. Keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Muspimda akan dibawa ke forum Kongres PMII ke-XXI di Palembang, Sumatera Selatan.
Rekomendasi Muspimda PKC PMII Bali Nusra
Internal:
1. Menambahkan syarat pencalonan ketua PMII di semua tingkatan dengan melampirkan surat keterangan bebas narkoba.
2. Pelaksanaan kaderisasi menyesuaikan dengan kearifan lokal di Bali Nusra.
3. Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) dipimpin langsung oleh PKC.
4. Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam materi kaderisasi, termasuk komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodasi budaya lokal.
Eksternal:
1. Mendukung dan mensukseskan Pilkada Serentak 2024 dengan damai.
2. Mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi masker yang ditangani Polresta Mataram.
3. Mendorong pemerintah untuk memfasilitasi UMKM dalam akselerasi sertifikasi halal sesuai amanat UU No 33 Tahun 2014 dan PP No 39 Tahun 2021.
4. Mendorong calon pemimpin daerah yang memiliki visi untuk kemajuan daerah dengan melibatkan pemuda dan organisasi kepemudaan (OKP).
Keagamaan:
1. Mengharuskan anggota PMII untuk mengkhatamkan kitab Taklim Muta’alim pada kaderisasi formal dan informal.
Rekomendasi KOPRI:
1. Menambahkan syarat pencalonan ketua KOPRI di semua tingkatan dengan melampirkan surat keterangan bebas narkoba.
2. Setelah kaderisasi formal, KOPRI harus menyematkan nama khusus untuk kader yang telah menyelesaikan kaderisasi tersebut.
3. Membuat web khusus sebagai ruang aman bagi KOPRI saat ada kader yang mengalami kekerasan.
4. Membuat ID.KOPRI PMII untuk database KOPRI.
Kegiatan Muspimda PKC PMII Nusra Bali berjalan lancar dan penuh hikmat, dengan semangat untuk membawa perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat.
Narsum: Herman Jayadi
Red: H A





































