xposeTV // Jombang – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 285 PMM-KKN mengenalkan permainan tradisional, seperti gobak sodor dan engklek dapat menjadi alat efektif untuk membentuk karakter anak-anak usia sekolah dasar, bentuk program pengabdian mereka di SDN 1 Jombatan, 01/08/2025.
Kelompok dengan dosen pembimbing lapangan Bapak Yaris Adhial Fajrin, SH., M.H. ini menggunakan pendekatan berbasis psikologi bermain, dengan sebanyak 43 siswa kelas 2 hingga 6 SD mengikuti kegiatan pembentukan karakter yang dirancang menyenangkan namun sarat manfaat. Mereka dibagi ke dalam enam kelompok dan secara bergiliran mengikuti tiga pos permainan utama: gobak sodor, engklek, dan estafet kelereng.
“Program ini kami rancang berdasarkan hasil penelitian Prof. Dr. Iswinarti, M.Si. dari Fakultas Psikologi UMM yang menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu meningkatkan perkembangan fisik, mental, sosial, hingga emosi moral anak,” ujar Aimar Pasha.
Permainan gobak sodor, misalnya, terbukti dapat meningkatkan emosi moral anak, sedangkan engklek melatih koordinasi, kemampuan pemecahan masalah, dan interaksi sosial. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak tampak antusias dan aktif berpartisipasi. Mereka bahkan menunjukkan kemampuan menyusun strategi dan menyelesaikan tantangan, terutama saat bermain estafet kelereng dan gobak sodor.
Tak hanya memberi manfaat psikososial bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata dari hilirisasi hasil penelitian mahasiswa UMM yang diterapkan langsung dalam kehidupan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menjadi media promotif bagi nilai-nilai psikologi sekaligus memberi inspirasi kepada para pendidik untuk membuat pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna,” tambah Aimar.
Di akhir kegiatan, sebagian besar peserta mengungkapkan keinginannya agar permainan seperti ini diadakan kembali. Ini menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan berbasis permainan tidak hanya efektif, tetapi juga menyenangkan dan dinanti.





































