Langkahkan Kaki ke Tanah Boalemo, Dua Mahasiswa UPNVJT Awali Pengabdian di Desa Pentadu Barat

  • Whatsapp
Langkahkan Kaki ke Tanah Boalemo, Dua Mahasiswa UPNVJT Awali Pengabdian di Desa Pentadu Barat
Langkahkan Kaki ke Tanah Boalemo, Dua Mahasiswa UPNVJT Awali Pengabdian di Desa Pentadu Barat

Loading

XposeTV//Boalemo — Di bawah terik matahari Senin siang (5/7), dua sosok muda tampak menapakkan langkah penuh semangat di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Boalemo. Dini Artika Sukma dan Rizqiyah—mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT)—tiba dengan senyum antusias, siap memulai perjalanan pengabdian mereka di pelosok Gorontalo.

banner

Keduanya merupakan delegasi dari UPNVJT yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) skema 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), dan akan mengabdikan diri di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta. Lebih dari sekadar menjalani kewajiban akademik, kedatangan mereka menjadi bagian dari sejarah kecil: kolaborasi perdana antara UPNVJT dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo).

Foto Bersama Wakil Bupati Boalemo Dan Mahasiswa KKN UPNVJT Dan UMGO

Meski acara penyambutan berlangsung singkat—hanya sekitar 10 menit karena mendekati waktu Dzuhur dan menghormati kebijakan Pemkab Boalemo—momen itu terasa hangat dan bermakna. Usai acara, Dini dan Rizqiyah ikut menunaikan salat berjamaah di Masjid Pemkab bersama jajaran pemerintah daerah.

Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menyambut hangat para mahasiswa.

“Selamat datang dan selamat menjalankan pengabdian di Tilamuta. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya ramah.

Tak lupa, ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk mendukung penuh kehadiran para mahasiswa agar pengabdian mereka bisa berjalan lancar dan berkesan.

Selama beberapa minggu ke depan, Dini dan Rizqiyah akan tinggal bersama masyarakat Desa Pentadu Barat. Di sana, mereka tak hanya belajar dari kehidupan desa, tapi juga berbagi pengetahuan dan keterampilan. Salah satu kegiatan awal yang mereka lakukan adalah memberikan pelatihan public speaking dan personal branding kepada para siswa SMPN 4 Tilamuta—sebuah langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi generasi muda desa.

Di balik semangat dan program kerja yang sudah dirancang, tersimpan tekad yang sama: untuk menyatu dengan masyarakat, menghargai budaya lokal, dan meninggalkan jejak positif selama masa pengabdian. Seperti disampaikan perwakilan LPPM UMGo, Indri Afriani Yasin, Ph.D., kolaborasi ini bukan sekadar proyek akademik, tapi juga jembatan hati antar-kampus, antar-pulau, bahkan antar budaya.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah strategis, memberi manfaat tak hanya bagi mahasiswa dan masyarakat, tapi juga memperkuat semangat pengabdian lintas kampus,” tuturnya.

Kini, dua mahasiswa muda itu telah memulai babak baru. Di tanah yang jauh dari kampus asal, mereka menulis cerita—bukan dengan pena di atas kertas, melainkan lewat aksi dan ketulusan di tengah masyarakat.

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait