![]()
Sumbawa Besar — Kodim 1607/Sumbawa menggelar Upacara Awal Bulan Februari 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Makodim 1607/Sumbawa, Senin (02/02/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 1607/Sumbawa. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1607/Sumbawa Mayor Inf Dahlan, S.Sos., yang membacakan amanat Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos.
Dalam amanatnya, Danrem 162/Wira Bhakti menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan tugas, baik secara individu maupun satuan, guna menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks. Prajurit dituntut tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga ketajaman berpikir, kedewasaan dalam bersikap, serta keteladanan dalam setiap tindakan.
Danrem juga menegaskan bahwa Jam Komandan harus terus dilaksanakan secara rutin dan berkualitas sebagai sarana komunikasi strategis antara pimpinan dan anggota, serta diimbangi dengan pengawasan melekat yang konsisten guna menjaga moral, disiplin, dan kehormatan prajurit.
Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa sebagai aparat teritorial, peran TNI AD harus terus diperkuat melalui dukungan terhadap program-program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, jajaran satuan kewilayahan diharapkan aktif mendukung dan mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan jembatan bagi masyarakat, rehabilitasi panti asuhan, pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI), serta pendampingan pembuatan akta kelahiran bagi masyarakat. Seluruh program tersebut merupakan wujud nyata pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Danrem menekankan pentingnya kemampuan kepemimpinan dan manajerial para pimpinan satuan dalam mencegah serta menekan berbagai bentuk pelanggaran. Setiap pelanggaran pada hakikatnya mencerminkan lemahnya fungsi pengawasan dan pembinaan, sehingga pendekatan pencegahan, pembinaan, dan keteladanan harus menjadi prioritas utama.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi, Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit agar bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau opini yang belum terverifikasi. Sikap reaktif tanpa klarifikasi dapat berdampak pada stabilitas satuan maupun citra institusi.
Menutup amanatnya, Danrem menegaskan tidak adanya toleransi terhadap keterlibatan prajurit dalam segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk penyalahgunaan narkoba, perjudian, pinjaman online, judi online, serta praktik ilegal lainnya yang dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, dan masa depan karier prajurit.
Upacara awal bulan ini menjadi momentum bagi seluruh prajurit Kodim 1607/Sumbawa untuk melakukan evaluasi diri, meningkatkan disiplin, serta memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui penguatan peran teritorial yang humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
(Pendim 1607/Sumbawa)






































