![]()
XposeTv//Gorontalo, Rabu 9 Juli 2025, 19.30 WIB – Di kediaman Mas Slamet, Desa Sidomulyo, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Ketua Kopber, Slamet, baru-baru ini mempertanyakan alasan di balik tidak diberikannya kuota Paskibra untuk SMA 1 Boliyohuto pada tahun ini. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah tersebut selalu mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan siswanya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di tingkat Kabupaten dan Provinsi Gorontalo.
Menurut Slamet, keberhasilan SMA 1 Boliyohuto dalam melahirkan siswa-siswa yang berkualitas dan berprestasi seharusnya menjadi salah satu faktor pendukung untuk mendapatkan kuota Paskibra. “Kami merasa heran dan sedikit kecewa karena SMA 1 Boliyohuto tidak mendapatkan kuota Paskibra pada tahun ini, padahal pada tahun-tahun sebelumnya kami selalu mendapatkan kesempatan,” ungkap Slamet.
Slamet berharap agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan yang jelas terkait alasan tidak diberikannya kuota Paskibra untuk SMA 1 Boliyohuto. “Kami berharap ada transparansi dan kejelasan dalam proses seleksi dan penentuan kuota Paskibra, sehingga kami dapat memahami alasan di balik keputusan ini,” tambahnya.
Dengan demikian, Slamet berharap agar SMA 1 Boliyohuto dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan siswanya menjadi bagian dari Paskibra pada tahun-tahun mendatang. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan prestasi siswa kami, sehingga kami dapat bersaing dengan sekolah-sekolah lain dalam mendapatkan kuota Paskibra,” pungkas Slamet.
Slamet juga sudah mengunggah video terkait hal ini di Facebook dan telah beredar luas, namun hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait terkait alasan tidak diberikannya kuota Paskibra untuk SMA 1 Boliyohuto.
Yohanes lamara.






































