![]()
XposetV//Gorontalo Ir wasito sumawiyono Gelar boliyohuto carnival ajang pagelaran multi etnis bertempat di lapangan hijau desa sidodadi kecamatan boliyohutokabupaten gorontalo.
Ir wasito sumawiyono dalam bincang bincang menyampaikan bahwa” hari ini kita akan memulai acara boliyohuto carnival tahun 2023 dimana pada malam hari ini agendanya pembukaan opening ceremony.”ucap beliau”
Baca: https://xposetv.live/Limbah-Perusahaan-Ternama-Di-Gorontalo-Meresahkan-warga-sekitar/
Alhamdulilah pada malam hari ini kita akan memulai acara boliyohuto carnival tahun 2023 dimana pada malam hari ini agendanya pembukaan opening ceremony “jadi pembukaan ini tentunya kita memulai berbagai macam kegiatan yang di tandai bahwa pada malam hari ini kita hanya menampilkan beberapa penampilan.
Terutama tampilan yang bernuansa menyambut tamu “sehingganya dan terutama di awali dengan penampilan penampilan beberapa majelis taklim yang nantinya akan mengawali beberapa kegiatan.
Tak hanya itu ir wasito juga menambahkan bahwa boliyohuto carnival ini akan berlangsung selama 23 hari waktu yang sangat panjang dengan yang sudah terindentifikasi penampilan yang sudah siap di tampilkan kurang lebih ada sekitar seratus lebih penampil “imbuh beliau”.
Sehingganya ini menjadikan boliyohuto carnival menjadi ajang pagelaran multi etnis kita dengan jarqon utama bahwa boliyohuto carnival adalah ajang kreasi invoasi dan prestasi seni budaya indonesia.
Jadi disini kita punya tekad bahwa boliyohuto carnival akan memasuki dimana fase dimana kita akan usulkan menjadi kharisma ivent nasional salah satu ivent ivent pariwisata yang di kelola oleh kementrian pariwisata yang nantinya kita akan menjadi salah satu destinasi wisata kegiatan kegiatan yang ivent di kelola langsung oleh kementrian pariwisata.
Ini adalah tekad kita dengan persyaratan bahwa ivent tersebut telah berlangsung secara rutin bertahun tahun.
boliyohuto carnival hari ini memasuki tahun yang ke enam belas “jadi menjadi suatu acara yang berkelanjutan multi etnis budaya nusantara dan bahkan menampilkan beberapa beberapa budaya luar negri yang sudah familiar dinusantara.”pungkas beliau”
jurnal yohanes






































