Dikatakan Tunut, selain mempererat hubungan antar alumni, acara ini juga menjadi momen yang tepat untuk memperingati ulang tahun ke-115 Sekolah yang berdiri sejak tahun 1908, dan telah melahirkan banyak tenaga kerja terampil dan profesional yang telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan negara.

“Reuni akbar ini menunjukkan semangat persaudaraan yang kuat di antara alumni STM Boedoet. Mereka saling mendukung dan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan industri di Indonesia. Acara ini juga merupakan wadah bagi para alumni untuk berbagi pengalaman dan menjalin kolaborasi dalam berbagai bidang,” kata Ketua Panitia Reuni Akbar yang juga Basis 58 ini.
Tunut menambahkan, dengan adanya reuni akbar ini, diharapkan semakin banyak alumni STM Boedoet yang terlibat dalam kegiatan sosial dan pembangunan. Mereka dapat saling mendukung dan memperkuat ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun, serta menjadikan STM Boedoet sebagai sumber inspirasi dan motivasi dalam perjalanan hidup mereka.
“Reuni akbar ini membuka pintu bagi lebih banyak alumni STM Boedoet untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan pembangunan. Melalui dukungan dan ikatan persaudaraan yang telah terjalin, kami berharap dapat menjadikan STM Boedoet sebagai sumber inspirasi dan motivasi dalam perjalanan hidup kami,” ucapnya.
Ditempat terpisah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan “selamat dan sukses atas terselenggaranya acara Reuni Akbar STM Boedoet di basis 58 kemayoran. Terima kasih telah membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional bagi kegiatan pameran 50 UMKM. Saya berharap alumni Boedoet selalu sukses dan diberikan kemudahan,” ucapnya.
(Ikbal yunaendi)





































