Gus Dulloh (Putra Kyai Husein) Cawabup Mojokerto, Siap Maju Dampingi Ikfina Fahmawati dan Siap Mundur Jika Melanggar Aturan

  • Whatsapp

Loading

Xpose tv.Live, Mojokerto – Gus Dulloh sapaan akrab Agus Sa’dulloh Syarofi Calon Wakil Bupati Mojokerto 2025-2030 dalam mewujudkan masyarakat Mojokerto yang sejahtera, adil dan makmur.

banner

Dalam gelaran “Diskusi Kerakyatan” yang berlangsung di Kantor Jalan Banjarsari No 59, Dusun Banjarsari, Desa Kedunglengkong Kecamatan Dlangu Kabupaten Mojokerto. Minggu (30/6/2024).

” Saya tidak bisa di pengaruhi  Ikfina Fahmawati maupun Mustofa Kamal Pasha untuk melanggar peraturan. Kalau itu dilakukan, hari itu juga saya mundur dari jabatan Wakil Bupati Mojokerto 2025-2030,” tegas Gus Dulloh, lebih baik mundur daripada tidak sejalan/kompak dengan Ikfina Fahmawati. Momen Diskusi Kerakyatan ini merupakan wadah untuk memberi inspirasi dan upaya untuk menyatukan visi misi agar sejalan dengan program yang telah digagas oleh Bupati Mojokerto dan menunjukkan hasil nyata di lapangan.

Hadi Purwanto menuturkan, bahwa diskusi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi langsung dengan para pemimpin daerah. Karena keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan adalah kunci untuk menciptakan kesejahteraan yang merata.

“Diskusi ini adalah langkah konkrit untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar dan diakomodasi dalam setiap kebijakan yang dibuat. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras agar Mojokerto semakin tertata dan program-program Bupati dapat terealisasi dengan baik,” tuturnya.

Hadi menegaskan, bahwa inisiasi Diskusi Kerakyatan ini tidak ada unsur kepentingan salah satu paslon. Ia juga mempersilahkan para pemimpin maupun bakal calon lain untuk datang ke kantornya mengadakan diskusi serupa.

“Kami berharap sangat kepada setiap calon untuk memenuhi komitmennya, kami juga menginginkan Pilkada nanti bisa terlaksana secara santun, damai dan tidak ada namanya politik uang,” urai Hadi.

Gus Dulloh pada kesempatannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Hadi Purwanto selaku Direktur LKH Barracuda Indonesia yang telah berkenan memberikan fasilitas dalam pertemuan Diskusi Kerakyatan ini.

Ia juga menerangkan bahwa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Kita semua ini memiliki peranan dalam membangun Mojokerto. Melalui kerja sama yang solid, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan kehidupan yang lebih sejahtera bagi semua.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Mas Hadi Purwanto, dan saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin” pesan Gus Dulloh.

Gus Dulloh, yang merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU), menerangkan alasannya mengambil keputusan untuk maju sebagai wakil Ikfina Fahmawati (Imcombent) dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2025-2030. Ia menyatakan bahwa dorongan dan restu dari para sesepuh menjadi faktor utama yang memotivasi dirinya untuk turut serta bertanggungjawab dan berpartisipasi lewat panggung politik demi kemajuan, kesejahteraan dan keadilan Kabupaten Mojokerto menjadi yang lebih baik lagi.

“Saya sebelumnya telah tiga kali ditawari untuk menjadi calon wakil Bupati, dan kali ini, dengan dukungan dari para sesepuh, saya akhirnya mau untuk berjuang demi kemaslahatan Mojokerto,” pungkasnya. (Lutfi)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *