![]()
XposeTV– Gorontalo – Gegara Salah pilih, Pasca Pemilu 2024 ini akibat Salah Memilih Presiden dan Wakil Presiden beserta Legislatif DPR membuat Harga beras Gorontalo naik menjelang Ramadhan sungguh menyedihkan.Selasa, (27/07/2024)
Pantauan Xposetv Gorontalo, Senin (26/2/2024) kemarin, sejumlah pasar harian dan mingguan rata-rata beras mengalami kenaikan signifikan.
Baca juga: Alami-Kecelakaan-Mobnas-Camat-Marisa-Ringsek-Berat-Gegara-Sopirnya-Ngantuk
Gegara salah pilih, sebagai contoh pasar Senin Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo. Harga beras mencapai Rp16 ribu per kilogram.
Jika dihitung per karung, harganya berkisar Rp800 ribu.Harga beras pekan lalu di pasar Sentral Gorontalo antara Rp 750-775 ribu.
Menurut Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Pangan Dinas Pangan Provinsi Gorontalo, Dharmawaty Bokings, menjelaskan penyebab kenaikan harga beras di Gorontalo.
“Petani Gorontalo belum semua melakukan panen,” ungkap Dharmawaty saat dikonfirmasi Xposetvgorontalo, Senin (26/2/2024) kemarin.
Saat ini para petani Kabupaten Gorontalo dan Pohuwato baru sebagian besar melakukan panen.
“Sebagian wilayah masih berumur seminggu sehingga belum bisa panen. Karenanya belum bisa memenuhi kebutuhan dari pada masyarakat Gorontalo,” jelasnya.
Pihak pemasok beras dari luar daerah khususnya Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah sering menjual beras ke Gorontalo.
Akibatnya harga beras dipatok sesuai kehendak para distributor.
“Mungkin mereka sudah bisa membaca Gorontalo belum panen, makanya mereka menentukan harga beras itu dengan harga mereka sendiri,” katanya.
“Ini yang memicu naiknya harga beras di Provinsi Gorontalo,” tandas Dharmawaty.





































