Depan Gedung Utama RSUD Kanjuruhan Dipenuhi Warga Demo ada apa ???

  • Whatsapp
Warga demo di depan gedung utama RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang
Warga demo didepan gedung utama RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang

Loading

xposeTV // MALANG –  Depan Gedung Utama RSUD Kanjuruhan Dipenuhi Warga Demo, dengan membentangkan sejumlah spanduk protes puluhan pemuda yang merupakan warga Desa Panggungrejo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (17/9/2024).

Bacaan Lainnya

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan Kepanjen melakukan lelang pengelolaan parkir yang ada di dalam terkesan lelang tertutup atau diam-diam. Sehingga membuat para pemuda Desa Panggungrejo merasa geram, karena selama ini pemuda setempat sudah mengajukan pengelolaan parkir tersebut.

“Otomatis warga menolak, karena tidak ada niatan untuk mempekerjakan warga lokal Panggungrejo. Sebelumnya juga tidak ada. Semenjak RSUD Kanjuruhan berdiri, tidak ada anak lokal yang bekerja di lahan parkir ini,” bebernya.

Selain pengelolaan parkir, yang diminta dialihkan ke Bumdes supaya warga Panggungrejo bisa bekerja, keberadaan PKL juga diharapkan bisa masuk. Karena semenjak ada Alfamart penghasilan PKL berkurang banyak.

Sementara ini, keberadaan PKL yang biasanya di pinggir jalan depan RSUD Kanjuruhan, saat ini ditempatkan di lahan Yonziupur V.

“Kami sudah sering mengajukan (berjualan) di sini, tetapi tidak ada hasilnya. Tahu-tahu ada alfamart dan tidak ada izin dari warga sekitar atau kepala desa,” imbuhnya.

Aspirasi perwakilan warga Panggungrejo didampingi konsultan hukum dari Bumdes Panggungrejo, kemudian diterima pihak RSUD Kanjuruhan di salah satu ruang rapat RSUD setempat.

Plt Kabag Umum dan Kepegawaian RSUD Kanjuruhan, Baruna Firmansyah yang ikut menemui pendemo mengungkapkan, ada mis iformasi dan kesalah pahaman pada warga.

Karena, menurutnya, sudah pernah dilakukan pembicaraan dengan pihak pemerintah Desa Panggungrejo sebelumnya, pada awal September 2024 lalu.

“Memang sebelumnya komunikasi kurang intens, tetapi kami akhirnya berinisi mengadakan pertemuan dengan pemerintah Desa Panggungrejo, soal rencana pemindahan PKL. Termasuk, tentang pemberdayaan masyarakatnya,” jelas Baruna.

Saat bertemu perwakilan warga pendemo, lanjutnya, juga disampaikan bahwa pihak RSUD Kanjuruhan akan tetap terbuka bagi PKL untuk bisa berjualan di dalam lingkungan RS.

“Nanti akan kami bicarakan labih lanjut. Tadi kami sampaikan, PKL warga Panggungrejo tetap bisa berjualan di dalam di bawah Bumdes. Kami hanya menyediakan ruang (tempat) berjualan,” tandasnya.

Kuasa hukum pendamping warga dan Bumdes Panggungrejo, Achmad Hussairi menandaskan, spanduk tuntutan demo warga di depan gedung utama RSUD Kanjuruhan akan tetap dipasang, sampai ada kepastian solusi pemenuhan aspirasi warga.

“Kami juga sampaikan tadi, keberadaan ritel moderen di dalam RSUD diduga ilegal, karena sudah beroperasi tetapi tidak ada izin lingkungan. Kami minta itu ditindak lanjuti, ada Pak Kapolsek Kepanjen,” tegas Hussairi.

Jika pun masih tetap diizinkan ada di dalam RSUD, lanjutnya, maka warga meminta yang dijual tidak sama dengan nanti yang dijual PKL yang akan menempati areal yang sama.

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *