Dugaan Security Sebagai Dalang Provokator Demo di SMAN 11 Makassar

  • Whatsapp

Loading

Xposetv.live,Makassar,SulSel – Makassar, Rabu, 25 September 2024 – SMA Negeri 11 Makassar kembali diwarnai aksi demonstrasi yang dilakukan oleh siswa kelas XII pada pukul 14.00 WITA. Aksi protes ini diduga kuat dipicu oleh belum dibayarkannya gaji para guru honorer yang selama ini menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

banner

Seorang siswa kelas XI yang ditemui oleh tim media menyebutkan bahwa para siswa merasa prihatin dengan kondisi para tenaga honorer di sekolah. “Kami merasa tidak adil jika gaji mereka tidak dibayarkan. Mereka bekerja keras untuk mengajar kami, tetapi hak mereka tidak dipenuhi,” ungkapnya.

Namun, ketika media mencoba mengonfirmasi lebih lanjut kepada salah satu siswa kelas XII yang dianggap mengetahui lebih detail persoalannya, siswa tersebut menolak memberikan tanggapan. Teman-temannya menyarankan agar awak media menghubungi Wakil Kepala Sekolah untuk klarifikasi lebih lengkap.

Tidak hanya siswa yang angkat suara, tetapi juga petugas keamanan sekolah. Salah satu security sekolah, ketika dimintai tanggapan, dengan emosi mengatakan bahwa masalah ini sudah berlarut-larut dan seharusnya Kepala Sekolah dipindahkan. “Gaji kami sebagai honorer juga belum dibayarkan hingga sekarang. Ini sudah keterlaluan,” ucapnya dengan nada kesal.

Namun, yang mengejutkan, ada dugaan bahwa petugas keamanan tersebut bertindak sebagai provokator dalam aksi ini. Saat tim media melakukan investigasi langsung di lokasi, beberapa saksi mata menyebutkan bahwa security sekolah tampak berperan aktif dalam memanaskan situasi. Ia terlihat mengarahkan siswa untuk lebih berani dalam menyuarakan protes mereka. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa aksi demonstrasi ini tidak murni hanya dipicu oleh siswa, melainkan ada keterlibatan dari pihak tertentu yang ingin memperkeruh suasana.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 11, Hj. Nuraliyah, S.Pd., M.Pd, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menanggapi situasi ini dengan sikap tenang. “Kami telah diarahkan untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Tamalate Makassar. Kami berharap masalah ini bisa segera ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku,” jelasnya, tanpa memberikan detail lebih lanjut terkait keterlambatan gaji honorer.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Polsek Tamalate Makassar sudah menerima laporan dari pihak sekolah dan sedang dalam proses penyelidikan. Dugaan keterlibatan security sebagai provokator dalam aksi ini juga menjadi perhatian khusus bagi aparat, karena dapat memperburuk kondisi sekolah yang sudah panas akibat isu gaji honorer yang belum dibayarkan.

Masyarakat dan orang tua siswa berharap agar masalah ini segera terselesaikan, baik terkait pembayaran gaji honorer maupun dugaan provokasi di internal sekolah, demi mengembalikan suasana belajar yang kondusif di SMA Negeri 11 Makassar.

@rsd

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Yg logis aja lah beritanya, sehebat itukah security sekolah sampai bisa mempengaruhi semua siswa di sekolah. Mungkin aja kepsek nya memang yg gak becus dalam memimpin. Tolong sebelum memberitakan sesuatu di cek dulu keadaan yg sebenarnya. Kasian security sekolah jadi kambing hitam