![]()
Sulut – XposeTV. BSG tetapkan dewan komisaris baru. PT Bumi Suksesindo Grup (BSG) mengukuhkan perubahan struktur kepemimpinan dan komitmen penyuntikan modal senilai Rp3 triliun melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar Rabu (9/4/2025).
Rapat yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, ini menyetujui pengangkatan lima anggota Dewan Komisaris baru serta rencana pemenuhan modal jangka panjang untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan.
Perombakan Strategis Dewan Komisaris
Komposisi baru Dewan Komisaris periode 2025–2030 dipimpin oleh Ramoy Markus Luntungan sebagai Komisaris Utama, menggantikan Edwin Silangen. Ramoy, yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Tim Pemenangan Gubernur Yulius Selvanus pada Pilkada Sulut 2024, dinilai membawa pengaruh strategis berkat jejaring politik dan bisnisnya. Susunan lengkap dewan komisaris meliputi:
1. Ramoy Markus Luntungan– Komisaris Utama
2. Max Kembuan – Komisaris (kembali menjabat)
3. Sam Sachrul Mamonto (Sahrul Mamonto)– Komisaris Independen
4. Jacklyn Koloay– Komisaris Independen
5. Djafar Alkatiri– Komisaris Independen.
Baca juga: dugaan-skandal-klaim-asuransi-anthonius-supit/
Penambahan tiga komisaris independen ini bertujuan meningkatkan transparansi dan penerapan *good corporate governance*. “Kehadiran komisaris independen krusial untuk memastikan objektivitas dalam pengambilan keputusan strategis,” jelas pernyataan resmi BSG.

RUPS-LB juga menyepakati komitmen penyediaan modal hingga Rp3 triliun yang akan disalurkan bertahap dalam jangka waktu 8 tahun. Dana ini dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur, inovasi produk, serta mendukung proyek strategis nasional di sektor energi dan infrastruktur – bidang utama BSG.
“Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menghadapi dinamika pasar dan mendukung pertumbuhan jangka panjang,” ujar perwakilan manajemen BSG.
Penunjukan Ramoy sebagai Komisaris Utama menuai perhatian mengingat kedekatannya dengan Gubernur Yulius Selvanus. Figur kunci di balik kemenangan Pilkada Sulut 2024 ini diharapkan memperkuat kolaborasi BSG dengan pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam merealisasikan agenda pembangunan Sulawesi Utara.
BSG Tetapkan Dewan Komisaris Baru
“Perubahan struktur ini diharapkan membawa angin segar bagi inovasi dan ekspansi BSG, khususnya dalam proyek-proyek strategis yang selaras dengan prioritas nasional,” tambah sumber internal perusahaan.
Para pemegang saham menyambut positif restrukturisasi ini sebagai upaya meningkatkan daya saing dan nilai perusahaan. Dengan kepengurusan yang lebih solid dan dukungan modal memadai, BSG ditargetkan dapat mempercepat realisasi proyek infrastruktur serta meningkatkan kontribusi bagi pembangunan ekonomi regional.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi dan infrastruktur, langkah BSG ini dipandang sebagai respons proaktif dalam mengakselerasi sinergi antara kepentingan bisnis dan pembangunan berkelanjutan.** (JS)






































