![]()
Kabupaten Boalemo – XposeTV. Bolihutuo Gempar Seorang Perempuan Di Wisata Pantai Bolihutuo Dianiaya oleh seorang lelaki bernama Arifin Thalib warga dusun 1 alumbango Desa Bolihutuo Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo, pada sabtu, 30/11/24.
Penganiayaan yang terjadi di Desa Bolihutuo, diakibatkan tersinggungnya saling membuli soal partai yang akhirnya mengarah penganiayaan yang dilakukan oleh Arifin Thalib kepada Irawaty Duaulu.
Terinformasi kepada awak media pada Sabtu Tanggal 30 November tahun 2024 pukul 10.00 Wita telah terjadi tindak pidana penganiyayaan yang dilakukan oleh seorang laki-laki kepada seorang perempuan di wisata pantai Bolihutuo Dusun 01 Alumbango Desa Bolihutuo Kec. Botumoito Kab.Boalemo.
Baca juga: Kegiatan-Perpisahan-KKN-MBKM-UNG-Di-Desa-Bumela
Pada hari ini Sabtu 30 November 2024 sekitar pukul 09.30 wita, Lk. Arifin Thalib (terlapor) mengendarai speda motor miliknya yang telah di ikat pelepah kelapa (Palemba) lewat di depan rumah milik Pr. Irwawaty Duaulu dengan berteriak
“Ira, Ini sapimu” dengan menunjuk pelepah kelapa (Palemba) tersebut dan beberapa kali bolak balik di depan rumah milik korban. Pr. Irawaty (Korban ) yang merasa jengkel dan terpancing emosinya spontan, menyusul Lk. Arifin Thalib menggunakan speda motor.
Ketika pelaku berhenti Korban juga berhenti dan turun dari kendaraan masing-masing. Namun Lk. Arifin T halib menarik gas motornya kembali dan mengejek Korban dengan mengangkat pelepah kelapa (palemba) yang diikat di behel motor miliknya. Kemudian Korban kembali mengejar pelaku menggunakan sepeda motor.
Beberapa saat kemudian, Lk. Arifin Thalib tiba di depan lapak miliknya yang berada di dalam objek wisata pantai bolihutuo. Kemudian korban menghampiri pelaku dan menanyakann ” kenapa kmu selau mengejek saya, Sedangkan calon yang kamu dukung sudah menang dalam pilkada”.
Setelah itu, pelaku mencekik leher korban dari arah depan dan melakukan penganiyayaan dengan memukul mulut, hidung dan mata korban. Selanjutnya ketika korban sudah terjatuh di paving blok, istri pelaku menjabak rambut korban dan mendorong kepala korban hingga terbentur di atas paving blok. Setelah itu, pelaku masih sempat memukul bagian belakang kepala korban.
Setelah kejadian tersebut, saksi 1 (Suami korban) datang menjemput istrinya di TKP dan membawanya kembali kerumah.
Selanjutnya, korban ditemani oleh beberapa orang untuk datang melapor ke Polsek Botumoito.
Menurut keterangan korban, perlakuan pelaku yang mengejek korban dengan memperlihatkan pelepah kelapa yang di anggap sebagai sapi (Palemba) sudah beberapa kali dilakukan dari sejak selesai quic Qount pada malam hari H pilkada.
Kejadian itu, di saksikan oleh para saksi yang melihat penganiayaan tersebut.
Dari keterangan korban bahwa, korban tidak mau berdamai dengan pihak pelaku dengan cara apapun. Korban merasa keberatan dan menuntut agar pelaku tetap diproses secara hukum.
Keterangan korban bahwa beliau adalah koordinator pemenagan Paslon “MAHARAJA” Desa Bolihutuo Kec.Botumoito Kab.Boalemo
Pihak Korban telah membuat laporan polisi di polsek Botumoito, dan saat ini telah di dampingi ke RSTN Boalemo untuk dilakukan visum.







































