XposeTV//, Tangsel – Hujan deras yang turun selama hampir satu jam menyebabkan banjir dan merendam jalan di 3 tempat berbeda, termasuk fasum seperti masjid dan puskesmas di kelurahan rawabuntu Kecamatan Serpong Kota Tangsel pada Pukul 15.00 hari jumat, (23/10/2022)
Jalan umum yang terendam banjir salah satunya terletak disepanjang jln. sektor 12 BSD Serpong arah menuju Granada dan sebaliknya arah menuju bawah jalan tol dan jembatan kereta api.
Ketinggian air mencapai sekitar 60cm, lalu lintas arah menuju sektor 12 ataupun sebaliknya nyaris lumpuh tidak bisa di lewati kendaraan. Tidak sedikit pengendara yang berbalik arah mencari jalan alternatif untuk mencapai tujuan.
“Bukan hal yang baru kejadian air naik disepanjang jalan ini karena memang selalu terjadi di saat turun hujan deras.” Ujar salah satu warga.
Banjir merendam masjid dan puskesmas.
Di lokasi yang berbeda dan waktu yang bersamaan banjirpun merendam fasilitas umum masjid dan pelayanan kesehatan (puskesmas) di Kelurahan Rawabuntu.
Menurut pantawan XposeTV, air berasal dari hujan deras yang turun ke jalan raya dan mengalir ke bagian rendah yang terdapat masjid dan puskesmas, tak ayal fasum yang saling berdampinganpun turut terendam.
Ade Wahyudi Ketu RT Setempat mengajak warga sekitar untuk bersama-sama membersihkan sisa-sisa lumpur di fasilitas umum.
“Kita kerahakan warga dan memberi pengumuman lewat toa masjid agar dengan kerelaannya ikut membantu membersihkan fasum dari lumpur agar bisa di gunakan segera,” Kata ketua RT tersebut.
“Dari semua titik terendam yang terjadi hari ini semuanya parah, dan banjir yang sering terjadi ini selalu menjadi langganan, semoga pihak terkait dari pemerintah setempat dapat memperhatikan hal ini terutama jalin koordinasi dengan pihak PU agar masalah ini segera mendapat solusi,” Pungkas warga setempat.
Di tempat terpisah yaitu di jl. M. Toha turut kebanjiran juga bahkan sama sekali tidak bisa di lewati. Rumah warga sekitaran Jl. M. Toha pun tidak luput dari banjir. Kejadian serupa ini terjadi karena debit air hujan yang banyak dan lokasi banjir tersebut lebih rendah.
Warga di lokasi banjir menuturkan”,Air yang ngalir sumbernya dari jalan raya yang turun ke bawah karena memang posisi jalan raya lebih tinggi dari tempat kami.” Tutup salah satu warga yang terdampak banjir.
(red/*/krisna)






































