XPOSE TV//Mataram, NTB – Aliansi mahasiswa NTB gelar aksi demo, ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tergabung dalam Aliansi BEM Se-NTB menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Aksi ini menolak rencana revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UUD TNI) yang dinilai berpotensi mengembalikan peran politik militer dan mengancam demokrasi. Rabu (26/3/2025).
Tonton video: Para Pendemo Diskusi Dengan Ketua DPR NTB Hj Baiq Rupaedah, S.H.
Para demonstran yang mengenakan jaket almamater kampus berkumpul sejak pukul 09.00 WITA, membawa spanduk bertuliskan “Tolak Revisi UUD TNI, Jaga Supremasi Sipil!” dan “NKRI Harga Mati, TNI Jangan Kembali ke Politik!.” Orasi bergantian disampaikan oleh perwakilan mahasiswa, menuntut agar DPRD NTB menyampaikan aspirasi penolakan revisi tersebut ke pemerintah pusat.

Tiga Tuntutan Utama
1. Cabut revisi UUD TNI yang dinilai melebarkan ruang intervensi militer dalam urusan sipil.
2. Perkuat peran TNI sebagai alat pertahanan negara, bukan alat politik.
3. Transparansi proses revisi UUD dengan melibatkan partisipasi publik.
“Kami khawatir revisi ini akan membuka pintu bagi militerisme baru seperti era Orde Baru. TNI harus fokus pada ancaman eksternal, bukan urusan dalam negeri,” tegas [Nama Juru Bicara], koordinator aksi.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Sejumlah perwakilan mahasiswa diterima oleh anggota DPRD NTB untuk menyampaikan nota protes.
Red: Endi K







































e47qc7