Aliansi Bajang Bayan Nusantara Kunjungi TPQ As-Safi’i di Lereng Rinjani: Giat Edukasi Anak Bangsa dari Pelosok Negeri

  • Whatsapp
Aliansi Bajang Bayan
Aliansi Bajang Bayan Nusantara Kunjungi TPQ As-Safi’i di Lereng Rinjani: Giat Edukasi Anak Bangsa dari Pelosok Negeri

Loading

XPOSE TV//Lombok Utara, NTB – Aliansi Bajang Bayan Nusatara kunjungi TPQ As-Safi’i menjadi momen penuh makna bagi masyarakat Dusun Telaga Legundi, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Aliansi Bajang Bayan Nusantara (ABBN), sebuah organisasi sosial yang konsisten bergerak dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan kemanusiaan, kembali mengunjungi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) As-Safi’i, sebuah lembaga pendidikan Islam yang berdiri kokoh meskipun jauh dari perhatian pemerintah. Sabtu (17/5/2025).

Bacaan Lainnya

Tonton vidio: Aliansi Bajang Bayan Nusantara Kunjungi TPQ As-Safi’i di Lereng Rinjani: Giat Edukasi Anak Bangsa dari Pelosok Negeri

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen ABBN dalam mendampingi proses pendidikan anak-anak di wilayah pelosok, terutama yang memiliki keterbatasan fasilitas namun memiliki semangat belajar yang tinggi. TPQ As-Safi’i sendiri telah berjalan lebih dari tiga tahun dan terus menjadi wadah utama bagi anak-anak di sekitar dusun tersebut untuk belajar membaca Al-Qur’an, memahami nilai-nilai keislaman, dan memperkuat akhlak.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum ABBN, Muhammad Alwan, menegaskan bahwa lembaganya akan terus mendampingi dan membina TPQ As-Safi’i tanpa mengenal lelah. “Alhamdulillah, Aliansi Bajang Bayan Nusantara berkomitmen untuk selalu mendampingi dan membina TPQ As-Safi’i ABBN sampai seterusnya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Meski beroperasi dengan keterbatasan, semangat anak-anak untuk belajar tak pernah surut. TPQ yang berlokasi di kaki Gunung Rinjani ini hanya memiliki fasilitas seadanya. Ruang belajar sederhana dengan pencahayaan minim, alas belajar dari tikar yang sudah lusuh, serta jumlah kitab terbatas tidak menjadi halangan bagi anak-anak untuk menuntut ilmu agama setiap malam.

Muhammad Alwan menjelaskan bahwa perhatian dari pemerintah terhadap TPQ ini masih sangat minim. “TPQ As-Safi’i ABBN ini sangat jarang disentuh oleh pemerintah, sehingga kondisi tempat belajar masih bisa dikatakan tidak layak jika kita mengacu pada standar yang berlaku. Tapi kami di ABBN tidak pernah gentar dan tidak patah semangat untuk membina serta mengedukasi adik-adik kita di pelosok,” jelasnya.

Kegiatan rutin malam hari ini menjadi alternatif positif bagi anak-anak yang sebelumnya lebih sering menghabiskan waktu untuk aktivitas yang kurang bermanfaat. Orang tua pun merasa sangat terbantu dengan hadirnya TPQ ini, karena selain membentuk karakter religius pada anak, juga menjauhkan mereka dari lingkungan yang berpotensi menjerumuskan.

Selain kegiatan belajar mengajar, ABBN juga rutin memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah, makanan ringan, bahkan pengobatan gratis untuk warga sekitar. Ini adalah bentuk nyata kepedulian mereka dalam meringankan beban masyarakat tidak hanya dalam pendidikan, namun juga di bidang sosial dan kesehatan.

Dalam wawancara khusus dengan XPOSE TV, beberapa warga menyatakan rasa terima kasih mereka yang mendalam. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada ABBN yang telah peduli dengan anak-anak kami. Mereka sekarang lebih rajin belajar, sopan, dan punya semangat tinggi untuk menjadi anak yang lebih baik,” ujar salah satu wali murid.

Alwan menambahkan bahwa semua yang dilakukan ABBN tidak lepas dari keyakinan bahwa Allah SWT adalah Maha Kaya dan Maha Segalanya. “Intinya, apapun yang kita lakukan, yang paling utama adalah niat. Libatkan Allah SWT dalam setiap langkah perjalanan kita, karena di sanalah keberkahan sejati,” tutupnya.

Aliansi Bajang Bayan Nusantara berharap bahwa keberadaan TPQ As-Safi’i bisa menjadi percontohan untuk daerah lain, khususnya di pelosok-pelosok yang memiliki keterbatasan fasilitas namun kaya akan semangat. Mereka juga mengajak para dermawan dan stakeholder lainnya untuk ikut ambil bagian dalam membantu pendidikan anak-anak di daerah terpencil.

Kegiatan di TPQ As-Safi’i malam itu ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan surah-surah pendek oleh para santri cilik yang menunjukkan kemampuan luar biasa mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Haru dan bangga terasa menyelimuti suasana malam itu. Terlihat jelas bahwa masa depan bangsa ini tidak hanya ditentukan oleh mereka yang berada di kota besar, tetapi juga oleh anak-anak hebat dari pelosok negeri yang belajar dengan penuh kesungguhan di bawah cahaya remang dan atap seadanya.

Di tempat terpencil seperti ini, harapan tumbuh bukan dari gedung mewah atau teknologi canggih, melainkan dari hati-hati tulus yang ikhlas membimbing generasi masa depan dengan cinta dan dedikasi. Aliansi Bajang Bayan Nusantara adalah bukti nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari langkah kecil namun konsisten.

Semangat mereka adalah cermin dari sebuah cita-cita besar: menjadikan pendidikan sebagai pondasi utama dalam membangun peradaban yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Maka dari itu, TPQ As-Safi’i dan ABBN layak menjadi contoh inspiratif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Narsum: Alwan

Red: H A

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait