Ribuan Buruh dan Aktivis Siap,Kepung Tiga Titik di Pohuwato Saat May Day 2026

  • Whatsapp

Loading

POHUWATO,XPOSETV com–(25/04/2026) Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Mei 2026, ribuan buruh tambang bersama sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), organisasi masyarakat (Ormas), dan aktivis lingkungan di Kabupaten Pohuwato berencana menggelar aksi demonstrasi besar-besaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai Jumat (1/5/2026) hingga Kamis (7/5/2026).

Demonstrasi akan dipusatkan di tiga titik utama, yakni Kantor Merdeka Gold Resources (anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk), Mapolres Pohuwato, dan Kantor Bupati Pohuwato.

Aksi ini disebut akan dipimpin oleh aktivis senior Pohuwato, Yosar Ruiba (YR), dengan estimasi massa mencapai sekitar 5.000 orang dari berbagai elemen.

Salah satu aktivis muda,yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pemuda Pancasila Kabupaten Pohuwato,dan juga selaku ketua Musisi Kab Pohuwato menyatakan bahwa pihaknya bersama sejumlah LSM, OKP, dan komunitas masyarakat akan turut ambil bagian dalam aksi tersebut.

Romi mengatakan bahwa keikutsertaan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap buruh tambang serta masyarakat di wilayah lingkar tambang yang dinilai terdampak kebijakan perusahaan.

“Pada May Day nanti, kami juga akan bersama aktivis lingkungan, LSM, dan OKP akan turun dengan kekuatan sekitar 5.000 massa. Ini sebagai bentuk persatuan dan perlawanan terhadap dugaan ketidakadilan yang dirasakan buruh tambang dan masyarakat sekitar,” ujar Romi.yang juga selaku anak cucu penambang

Menurutnya, aksi tersebut juga menjadi seruan bersama untuk menuntut pemenuhan hak-hak pekerja, menolak kebijakan yang dianggap lebih menguntungkan korporasi, serta mendesak pemerintah agar lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Romi yg juga selaku sekretaris umum Pemuda Pancasila menambahkan, isu yang diangkat tidak hanya terkait buruh, tetapi juga menyangkut dampak terhadap petani, nelayan, pedagang kecil, hingga penambang rakyat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Aksi ini menjadi momentum persatuan seluruh elemen untuk menyuarakan keadilan sosial, perlindungan ruang hidup, serta penghentian berbagai bentuk penindasan terhadap masyarakat,” tegasnya.

Sebagai informasi, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day merupakan agenda tahunan yang diperingati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Momentum ini berakar dari perjuangan buruh di Amerika Serikat pada 1886 yang menuntut penerapan jam kerja delapan jam.

Dengan skala aksi yang cukup besar dan berlangsung selama beberapa hari, situasi di Pohuwato diperkirakan akan menjadi sorotan, terutama terkait dinamika antara buruh, perusahaan, dan pemerintah daerah.

Di Indonesia, peringatan May Day umumnya diisi dengan berbagai aksi unjuk rasa yang membawa tuntutan peningkatan kesejahteraan buruh, penolakan sistem kerja yang merugikan, serta dorongan terhadap kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adil.(NB)

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *