XPOSETV/ Kota Kediri— Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri di Lapangan Banteng Sukorame menjadi saksi bahwa dengan menghadirkan 32 Sekolah Sepak Bola ( SSB),sepak bola usia dini bukan sekadar mengejar skor, tetapi menanamkan karakter dan keberanian bertanding sejak langkah pertama.
Turnamen Sepak Bola U-12 se-Jawa Timur Anniversary ke-2 SSB SAP United di Kota Kediri yang mencapai puncaknya, Selasa (17/2), menghadirkan 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah.” tuturnya Walikota Kediri.
Meski bertindak sebagai tuan rumah, tim-tim asal Kota Kediri belum berhasil membawa pulang gelar juara pada edisi kedua ini. Partai final mempertemukan SSB Kancil Mas Blitar dengan SSB Bima Putra Jatinom Blitar.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Bima Putra Jatinom tampil lebih solid dan meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Kancil Mas Blitar, diikuti Sangkara Nganjuk sebagai juara ketiga dan Basoka Kandangan Pare di posisi keempat.
Turnamen yang diikuti 12 tim luar daerah dan 20 tim dari Kediri ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Ia menilai kompetisi sepak bola usia dini merupakan ruang strategis untuk membangun kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental bertanding anak-anak.
Menurutnya, lapangan sepak bola adalah sekolah kehidupan. Di sana anak-anak belajar menghargai lawan, menghormati wasit, memahami arti latihan, serta menyadari bahwa kemenangan lahir dari kekompakan tim, bukan sekadar bakat individu.
“Sepak bola mengajarkan disiplin, kerja sama, dan semangat juang. Nilai-nilai itu penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi tangguh,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri sekaligus pelindung SSB SAP United Kediri, Soedjoko Adi Poerwanto. Ia menegaskan bahwa pembinaan karakter jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar piala.
“Tujuan utama bukan juara, tetapi kebersamaan dan kedisiplinan. Kompetisi adalah ruang belajar agar anak-anak memahami arti perjuangan dan kerja tim,” tutur Mas Joko Koreng
Ia menjelaskan, pembinaan di SSB SAP United saat ini mencakup puluhan anak usia 10 hingga 15 tahun yang dilatih tanpa biaya, termasuk fasilitas pelatih dan sarana latihan.
Program tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi anak-anak Kediri berkembang melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Mas Joko juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan olahraga dalam memperkuat sistem pembinaan dan pencarian bibit atlet.
Ia berharap momentum turnamen anniversary ke-2 ini dapat melahirkan talenta-talenta baru dari Jawa Timur, khususnya Kota Kediri, sekaligus memperkokoh fondasi sepak bola usia dini di daerah.
Dari lapangan sederhana di sudut kota, mimpi-mimpi kecil mulai ditanam. Bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi hari ini, tetapi tentang siapa yang kelak berdiri tegap membawa nama daerah di pentas yang lebih tinggi.
Sepak bola, dalam sunyi latihan dan riuh pertandingan, terus menenun masa depan generasi muda Kediri dengan benang disiplin, persahabatan, dan harapan. ( Yanto).







































Everything is very open and very clear explanation of issues. was truly information. Your website is very useful. Thanks for sharing.
huhqbl