![]()
JAKARTA — Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk naik kelas dan menjadi negara maju, namun momentum hilirisasi harus dimanfaatkan bersamaan dengan pembenahan kualitas sumber daya manusia dan sistem penerimaan negara. Tanpa itu, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia berisiko habis tanpa meninggalkan fondasi ekonomi yang kuat bagi generasi mendatang.
Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menyampaikan pandangan tersebut dalam peluncuran buku Indonesia Naik Kelas karya Wakil Direktur Utama MIND ID Dani Amrul Ichdan. Dalam kesempatan itu, Hashim menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Dani Amrul Ichdan atas peluncuran buku yang mengangkat pentingnya hilirisasi sebagai strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional. Menurut Hashim, tema yang diangkat dalam buku tersebut relevan dengan tantangan struktural yang dihadapi Indonesia saat ini.
Hashim menilai hilirisasi sumber daya alam merupakan langkah penting untuk menambah nilai tambah dari anugerah yang dimiliki Indonesia, mulai dari mineral, pertanian, hingga kekayaan laut seperti rumput laut dan padang lamun. Namun, ia mengingatkan bahwa hilirisasi sumber daya alam tidak boleh berdiri sendiri tanpa dibarengi pembangunan kualitas manusia.
“Hilirisasi itu intinya menambah nilai tambah. Tapi selain sumber daya alam, ada sumber daya manusia, dan terus terang kualitas SDM kita masih tertinggal jauh,” kata Hashim.
Ia menyoroti posisi Indonesia dalam berbagai peringkat pendidikan internasional, termasuk PISA, yang masih berada di papan bawah. Menurut Hashim, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa investasi besar pada pendidikan dan riset belum sepenuhnya efektif, meskipun anggaran pendidikan telah mencapai 20% dari APBN. Ia menekankan bahwa porsi riset dan pengembangan Indonesia yang masih sekitar 0,3% dari PDB sangat tertinggal dibanding negara-negara maju.
Hashim kemudian membandingkan perjalanan ekonomi Indonesia dengan Korea Selatan. Berdasarkan data Bank Dunia, pada 1960 ekonomi Indonesia berada di atas Korea Selatan. Namun saat ini, pendapatan per kapita Indonesia hanya sekitar sepersepuluh dari Korea Selatan. Ia menilai perbedaan tersebut sepenuhnya ditentukan oleh kualitas manusia, bukan sumber daya alam.
“Korea Selatan hampir tidak punya sumber daya alam. Tapi manusianya unggul. Itu sebabnya mereka melompat jauh, sementara kita tertinggal,” ujarnya.
Selain isu sumber daya manusia, Hashim menyoroti lemahnya sistem penerimaan negara Indonesia. Rasio penerimaan pajak, royalti, dan PNBP terhadap produk domestik bruto masih berada di kisaran 9%–10% dan relatif stagnan dalam satu dekade terakhir. Padahal, negara-negara lain seperti Kamboja berhasil meningkatkan rasio penerimaan negaranya secara signifikan dalam periode yang sama.
“Enam persen kelihatannya kecil, tapi enam persen dari PDB itu sekitar Rp1.500 triliun. Dengan angka itu, Indonesia seharusnya tidak defisit, malah bisa surplus,” kata Hashim.
Ia juga mengungkapkan besarnya ekonomi abu-abu atau ekonomi yang tidak tercatat dalam sistem resmi, yang menurut Bank Dunia mencapai sekitar 35% dari total aktivitas ekonomi nasional. Hashim menilai praktik transaksi tunai tanpa pencatatan masih sangat luas terjadi di masyarakat, mulai dari sektor jasa kecil hingga konsumsi sehari-hari, sehingga potensi penerimaan negara banyak yang hilang.
Hashim menyebut digitalisasi ekonomi dan sistem pembayaran sebagai langkah penting untuk menarik aktivitas ekonomi tersebut masuk ke dalam sistem formal. Dengan begitu, basis pajak dapat diperluas dan penerimaan negara meningkat tanpa harus menaikkan tarif pajak.
Menurut Hashim, Indonesia sesungguhnya adalah negara kaya dengan potensi ekonomi yang jauh lebih besar dari angka resmi yang tercatat saat ini. Jika tata kelola penerimaan negara, kualitas aparatur, dan sistem ekonomi dapat dibenahi, Indonesia berpeluang menjadi negara surplus dan memiliki daya dukung fiskal yang kuat.
Dalam konteks itu, Hashim menilai buku Indonesia Naik Kelas sebagai pengingat bahwa hilirisasi bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan bagian dari upaya menyeluruh untuk membangun fondasi bangsa.
“Hilirisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas manusia dan pembenahan sistem negara. Kalau itu dilakukan, Indonesia punya semua syarat untuk benar-benar naik kelas,” ujarnya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES







































I need to to thank you for this fantastic read!! I definitely loved every bit of it. I have you book marked to check out new things you
I am sure this paragraph has touched all the internet viewers, its really really good post on building up new web site.
I visited multiple blogs but the audio quality for audio songs existing at this web page is truly marvelous.
Ahaa, itts pleasant cpnversation aboutt thjs piece off writihg here aat thios webpage, I have read alll that, sso now me aoso commentiong here.
Thank you for the good writeup. It in fact was a amusement account it. Look advanced to more added agreeable from you! By the way, how could we communicate?
Some genuinely select blog posts on this site, saved to fav.
I love what you guys are up too. This type of clever work and coverage! Keep up the fantastic works guys I’ve included you guys to my blogroll.
Ahaa, its good discussion regarding this article here at this webpage, I have read all that, so at this time me also commenting at this place.
Hi, I do believe this is an excellent blog. I stumbledupon it ; ) I’m going to come back once again since i have book marked it. Money and freedom is the greatest way to change, may you be rich and continue to guide others.
Thank you for the auspicious writeup. It in fact was a amusement account it. Look advanced to far added agreeable from you! By the way, how can we communicate?
Way cool! Some extremely valid points! I appreciate you penning this post and also the rest of the website is also very good.
I used to be able to find good information from your articles.
The gameplay is map based, you’ll face up in opposition to an opponent’s workforce of six Pokemon.
This is a topic that is close to my heart… Many thanks! Exactly where are your contact details though?
I will immediately grasp your rss as I can’t to find your e-mail subscription link or e-newsletter service. Do you’ve any? Please allow me know in order that I may just subscribe. Thanks.
Ahaa, its pleasant discussion concerning this article at this place at this weblog, I have read all that, so at this time me also commenting here.
Hi there friends, nice article and fastidious arguments commented at this place, I am in fact enjoying by these.
Hi, I do think this is an excellent web site. I stumbledupon it 😉 I may revisit once again since i have book-marked it. Money and freedom is the best way to change, may you be rich and continue to help others.
The hack works fine with multi platform gadgets and does not want require to download or completing any surveys.
I just could not go away your web site prior to suggesting that I actually loved the usual info a person provide on your visitors? Is going to be back steadily to check out new posts
Ahaa, its nice discussion about this paragraph at this place at this webpage, I have read all that, so now me also commenting here.
Greast article! This is thhe typ of info that arre supposed tto bee hared arouhd thee web. Shawme onn thee search enhgines for nnot postioning thyis submit higher! Coome onn over and visiit mmy site . Thwnks =)
Way cool! Some very valid points! I appreciate you penning this article and the rest of the website is also really good.
This is a topic that’s near to my heart… Best wishes! Exactly where are your contact details though?