![]()
Pohuwato, XposeTV– Polres Pohuwato sukses melaksanakan Operasi Patuh Otanaha 2025 dengan mekanisme unggulan berupa sidang di tempat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas IPTU Jefriansyah S. Tangahu, SH ini digelar di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di perempatan Polsek Marisa, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, pada Jumat (25/07/2025). Operasi ini melibatkan sinergi multipihak, termasuk Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri, untuk memberikan efek jera sekaligus kemudahan penyelesaian hukum bagi pelanggar.
Kepada XposeTV, Kapolres Pohuwato AKBP H.Busroni SIK MH., melalui Kasat Lantas menyatakan bahwa sidang di tempat merupakan terobosan untuk memangkas birokrasi dan memberikan kepastian hukum seketika. “Tujuannya agar pelanggar tidak perlu menunggu jadwal sidang panjang. Proses hukum bisa diselesaikan langsung di lokasi,” tegas IPTU Jefriansyah. Mekanisme ini dinilai transparan sekaligus edukatif, mengingat pelanggar langsung dihadapkan pada konsekuensi hukum sembari diberi pemahaman tentang keselamatan berkendara.
Operasi Patuh Otanaha 2025 telah berlangsung sejak 14 hingga 27 Juli 2025, sesuai jadwal dari Korlantas dan Polda Gorontalo. Selama periode tersebut, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Harapannya, kesadaran masyarakat akan tertib lalu lintas tidak hanya muncul saat operasi, tetapi menjadi kebiasaan berkelanjutan. “Kami ingin budaya patuh lalu lintas melekat, bukan sekadar saat ada razia,” tambah Kasat Lantas.
Pada pelaksanaan puncak operasi di Polsek Marisa, sebanyak 32 pelanggar langsung menjalani sidang di tempat. Mereka menerima putusan hukum on-the-spot, termasuk denda yang dibayarkan langsung melalui pihak Kejaksaan dengan dukungan Bank BRI. Uniknya, tim juga mendata kendaraan dengan pajak mati dan langsung memfasilitasi pengesahan melalui layanan mobil SAMSAT keliling.
Selain penindakan, Operasi Patuh Otanaha 2025 menekankan aspek pencegahan. Sat Lantas Polres Pohuwato aktif menggaungkan kampanye “Kecelakaan Berawal dari Pelanggaran” melalui Unit Kamsel. Pesan ini terus disosialisasikan untuk menekan angka kecelakaan dan mendorong masyarakat menjadi pelopor keselamatan.
Kehadiran sidang di tempat mendapat apresiasi publik karena memudahkan pelanggar tanpa mengorbankan aspek keadilan. “Ini efisien. Kami tidak perlu bolak-balik ke pengadilan,” ujar salah satu warga yang terkena tilang. Dukungan instansi terkait, terutama Kejaksaan dan Pengadilan, memperkuat legitimasi proses hukum yang berjalan.
Kasat Lantas juga mengungkapkan, operasi gabungan terakhir pada 27 Juli berfokus pada razia besar-besaran. Hasilnya, selain 32 pelanggar yang disidang, beberapa kendaraan berhasil diverifikasi ulang kelayakan administrasinya. Kolaborasi dengan SAMSAT keliling dinilai tepat sasaran, memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski dalam rangka penegakan hukum.
IPTU Jefriansyah menegaskan, keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya tilang, tetapi dari peningkatan kesadaran masyarakat. “Kami ingin angka pelanggaran turun signifikan, bukan karena takut, tapi karena paham risiko,” jelasnya. Edukasi tertib berlalu lintas akan terus digencarkan melalui berbagai kanal komunikasi.
Di sisi lain, Kapolres Pohuwato menyatakan operasi seperti ini akan dilakukan secara berkala dengan variasi metode. “Inovasi seperti sidang di tempat akan kami kembangkan agar lebih efektif,” tambah AKBP Busroni Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mewujudkan lalu lintas yang humanis namun tegas.
Masyarakat Pohuwato pun diajak berperan aktif melaporkan pelanggaran atau kondisi jalan yang rawan kecelakaan. Sinergi antara aparat dan warga diharapkan mempercepat terwujudnya budaya tertib lalu lintas. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” pesan Kasat Lantas.
Operasi Patuh Otanaha 2025 telah berakhir dan resmi ditutup dengan catatan positif: zero kecelakaan selama pelaksanaan dan peningkatan kepatuhan. Kedepan, Polres Pohuwato akan memperluas jangkauan operasi ke wilayah lain dengan pendekatan serupa. “Kami optimis, dengan kolaborasi, keselamatan berlalu lintas di Pohuwato semakin terjamin,” tutup IPTU Jefriansyah.
Sebagai penutup, Sat Lantas Polres Pohuwato mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dan partisipasi masyarakat. “Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Mari jadikan ini awal baru untuk berlalu lintas yang lebih baik,” pungkasnya. (Onal)






































