![]()
XposeTV//Boalemo – Pengalihan anggaran melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boalemo untuk keperluan pemberitaan dan penyebarluasan informasi terkait program daerah mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Boalemo.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Boalemo, Ulkia Kiu, memberikan klarifikasi bahwa kebijakan pengalihan anggaran tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keterbatasan keuangan daerah serta merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.
“Kebijakan efisiensi ini berdampak pada keterbatasan anggaran daerah yang saat ini dalam kondisi minim. Salah satu dampaknya adalah pada kebijakan anggaran kerja sama media di tahun 2025. Oleh karena itu, solusi yang diambil adalah mengupayakan kerja sama media melalui satu pintu di Dinas Kominfo,” jelas Ulkia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran ini tidak serta-merta mengesampingkan penyebarluasan informasi dari DPRD Kabupaten Boalemo. Menurutnya, Dinas Kominfo tetap memprioritaskan distribusi informasi baik dari lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo maupun DPRD Kabupaten Boalemo.
“Bagaimanapun, eksekutif dan legislatif merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui kerja sama media yang dikelola oleh Dinas Kominfo, diharapkan penyebarluasan informasi dapat tetap berjalan secara efektif meskipun dalam kondisi keterbatasan anggaran,” tambahnya.
Ulkia juga berharap agar kebijakan ini dapat dipahami oleh seluruh pihak, termasuk para pemimpin media di Kabupaten Boalemo, serta mendapat dukungan dalam upaya pemulihan keuangan daerah yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah dan DPRD.
“Terutama dalam mendukung penyebarluasan informasi mengenai program strategis Pemerintah Kabupaten Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali, serta berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan DPRD Kabupaten Boalemo,” pungkasnya.






































