![]()
Xpose tv.Live, Sidoarjo – Pagelaran wayang kulit dihadirkan dalam acara “keleman” sebagai ungkapan syukur kepada tuhan yang maha esa saat memulai musim tanam padi 22/4/24 oleh para petani desa Randegan kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.
Acara “keleman” yang dilaksanakan di punden makam Sosro Wiryo Diharjo yang merupakan Mbah buyut Desa Randegan. Ikut hadir kades Randegan, Babinkamtibmas serta perangkat desa Randegan. Acara kegiatan keleman yang tidak jauh dari persawahan dengan membawa tumpeng.
Acara keleman sudah dilakukan oleh para pendahulu saat memulai masa tanam “ungkap kepala Desa Randegan Mochammad Samsoel Halim. Dijelaskan Samsoel, Keleman yang di gelar sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa atas karunia-Nya sehingga para petani bisa memulai masa tanam di sawah sekaligus upaya untuk melestarikan budaya dari nenek moyang.
“Kita berharap dengan syukur ini pasti hasil panen akan bisa melimpah dijauhkan dari berbagai hama tanaman”ucapnya.
Lebih lanjut Kades Randegan mengatakan selain menggelar acara Keleman juga diadakan pergelaran wayang kulit Kidalang Erwin Guntur Asmoro dengan lakon “Anoman Nyuwun nambah Umur” para masyarakat Randegan untuk tetap berupaya menjaga kualitas dan kuantitas bercocok tanam padi .
“Kita bergerak bersama untuk tetap menjaga kelestarian persawahan khususnya padi supaya hasil bagus dan melimpah hasilnya saat panen.Apalagi persawahan padi Randegan ijo royo-royo subur makmur loh jinawi”ujarnya.
Petani Randegan telah membuktikan dirinya dan mengembangkan tanaman padi di desanya, supaya masyarakat Randegan dan PPP perangkat desa sehat dan dipermudah untuk mendapatkan benih padi dan pupuk yang murah dan pemerintah ikut mensupport terkait pengadaan pupuk dan bibit padi tersebut. (Lutfi)






































