XposeTV.live|| BEKASI– Proyek jaling desa cibening kecamatan setu kabupaten bekasi. Pembangunan Pengerjaan jalan lingkungan di kampung rawa atug Rt 03 Rw 06 desa cibening kecamatan setu sudah dimulai pengerjaannya. Proyek pembangunan jaling volume panjang jalan 300 M2 dengan nilai 196.500.000 itu bersumber dari anggaran dana APBD tahun 2023 pemerintah kabupaten bekasi, Jawa Barat.
Proyek jaling desa cibening kecamatan setu kabupaten bekasi. Program pembangunan jaling ini adalah akses warga menuju ke pemakaman umum yang titik lokasinya memang sangat diharapkan warga desa cibening selama ini. Jalan menuju ke pemakaman umum desa tidak baik, jika hujan jalan menjadi licin dan becek, (25/09).
Hal tersebut disampaikan oleh Kadus desa cibening Umar saat memberi keterangan kepada media terkait proyek jaling ini.. “Kami sangat mengapresiasi adanya program pembangunan jaling di wilayah kami, Terimakasih Pemkab Bekasi, kecamatan dan bpd desa cibening yang telah mengabulkan pengajuan jaling di wilayah kami, alhamdulilah hari ini sudah terlaksana, ini sangat membantu kami terutama jika masuk musim hujan, jalan ini becek dan licin. Jika ada warga meninggal, saat mengubur sangat repot, Karena kondisi jalannya ga baik. Ungkap Umar.
Respon senada juga di sampaikan oleh Vian, sekretaris karang taruna desa. “Saya sebagai kepemudaan karang taruna sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah Bekasi dengan dibangunnya jalan lingkungan menuju ke pemakaman, warga jadi dimudahkan, dan kami selaku karang taruna siap mengawal pembangunan di desa kami” Jelas Vian.
Ditempat yang sama, tokoh pemuda yang mewakili lingkungan bang power turut memberikan tanggapannya. “saya selaku masyarakat desa cibening sangat terbantu dengan adanya pengecoran jaling di wilayah kami, ini adalah salah satu akses ke makam atau tpu, jadi kalau musim hujan tidak becek dan licin lagi, imbuhnya.
Sementara menurut pelaksana proyek di lapangan, mandor ade. “pengerjaan jalan lingkungan di desa cibening cukup kondusif, kami mengucapkan terimakasih kepada kepala desa beserta jajarannya, karang taruna, dan tokoh masyarakat yang telah membantu kami di lapangan sehingga pengerjaan jaling tidak ada hambatan”, singkatnya.

Disisi lain, saat awak media ingin menambah keterangan terkait dengan RAB dan lainnya, keberadaan pengawas dan konsultan proyek ternyata tidak berada di lokasi pengecoran.
Ballyunaendi/Soekayat






































