XPOSE TV//Sumbawa Barat, NTB – Pergelaran Adat Sandeka (NGIREH) Tahun 2023, Kegiatan pembukaan Pagelaran Adat Seni Budaya Sandeka dilao’ (Ngireh ) berlokasi di wilayah Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat merupakan kegiatan adat budaya yang di laksanakan oleh dinas parawisata Sumbawa barat dengan tema kegiatan pembukaan Pagelaran Adat Seni Budaya Sandeka dilao’ (Ngireh ) tahun 2023 yang merupakan adat budaya masyarakat desa Labuhan Lalar kecamatan taliwang. Sabtu 13 Mei 2023.
Dalam pergelaran Adat tersebut turut di hadiri wakil bupati Fud Syaifuddin orang no 2 kabupaten Sumbawa barat serta turut hadir Ketua DPRD Kaharuddin Umar di wakili oleh bu merlisa
.Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Octavian Englana P,Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap S Ik.
Sekda Amar Nurmansyah S.T M.SI.Asisten I Suhadi S.p M.si
,Kajari Sumbawa Barat Dr Titin herawati utara SH.MH
,Kepala BNNK Sumbawa Barat Ibu Yuanita Amelia Sari SE M Si
,Kadis pariwisata drs burhanudin
,Kaban BPKAD
Muhammad yusuf S.ip
,Camat taliwang Aku Nur rahmadin S.pd ,M.inov
,Danramil 1628-01/Taliwang Kapten Inf Bambang
,Kapolsek taliwang AKP mulyadi S.sos
,Kepala desa Labuhan Lalar Rahmanuddin dan juga toma- toga serta panitia kegiatan turut memeriahkan adat budaya sandeka dilao.

Melaksanakan prosesi SENDEKA DILAO’ Upacara ritual Sekaligus memperkenalkan beberapa Macam suku yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat
– suku ende
– Suku Sumbawa
– Suku Makassar
– Suku bugis
– Suku mandar
– Suku banjar
– Suku sasak
– Suku bajo
Pengucapan ikrar oleh delapan Suku yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.
Parade Budaya Sandeka dilao’ (Ngireh) memperkenalkan Adat budaya Pencasilat yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat Dan Penyerahan keris pusaka dan tombak pusaka oleh toko Adat kepada wakil Bupati Sumbawa Barat .
Selaku panitia kegiatan adat budaya sandeka dilao (ngireh) Bapak Dedi Damhuji menyampaikan laporan Kegiatan yaitu kegiatan ini sudah berlangsung mulai tanggal 1 mai sampai 8 mai semua atas dukungan Pemda ksb dan PT AMNT ungkap paka Dedi selaku ketua kegiatan.
Di kesempatan tersebut Kepala Desa Labuhan Lalar Rahmanuddin juga menyampaikan
Pagelaran Adat Seni Budaya Sandeka diLao ini bukan merupakan niscaya yang elistis yang sifatnya untuk membangkitkan priodalisme jauh dan acara ini betul-betul untuk mempertahankan budaya bangsa dan untuk mempersatukan budaya bagi seluruh kepulauan indonesia dengan lapas kita sudah tentu beginilah tunggal ika mempersatukan Suku berbeda beda tapi tetap satu,”ucap kades labuhan Lalar. Alhamdulilah labu lalar mampu berinovasi dan sejajar dengan desa desa yang lainnya.” tutupnya.
Disambung Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin ST sekaligus membuka secara resmi dengan menyampaikan beberapa pandangan antara lain wakil bupati mengatakan Prosesi ini sebuah kreasi anak-anak labuhan lalar yang spektakuler di bawah komando pak kades yang sudah 2 (dua) kali dilaksanakan.
Atas nama Bupati Sumbawa barat Kami menitipkan pesan kedamaian itu kalo sukunya bisa menyatu saya berharap labuhan lalar lebih baik kedepannya.” ucap pak Fud.
Ini wujud kesyukuran dari anak- anak labuhan lalar, laut ini harus di jaga jangan isinya saja yang di ambil kebersihannya juga harus dijaga,” punya pak Fud.
Saya berharap dengan perbedaan, saya harap pemikirin ini sifatnya membangun sumbawa barat menunggu ide – ide berlian dari masyarakar labuhan lalar khususnya dan masyarakat Sumbawa barat pada umumnya.”ungkap pak Fud.
Menurut panitia untuk acara puncak akan di turunkan sekitar 500 sampan bersama pihak provinsi NTB kita akan ke laut melihat indahnya laut dengan perbedaan akan tercipta kebersamaan menuju kabupaten Sumbawa Barat baldatun thoyibatun warabun ghopur.
Red: Kabiro Busran S.Ip






































