Antisipasi Banjir Lamongan Persiapkan Garpu Sendok Dan Gempur Saloka

  • Whatsapp

Loading

XPOSE TV LAMONGAN – Memasuki musim hujan, Pemkab Lamongan melalui Dinas PU Sumber Daya Air sudah menyiapkan penanganan untuk dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir atau Antisipasi Banjir Lamongan.

Bacaan Lainnya

Demi merealisasikan program prioritas MITIGASI BENCANA ALAM yang dicanangkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Dinas PU SDA mencetuskan 2 program inovasi yakni Gerakan Perahu Sikat Eceng Gondok ( Garpu Sendok ) dan Gerakan Bersih Lumpur Saluran dalam Kota (Gempur Saloka).

BACA JUGA  

Gunadi Plt Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Lamongan Mengemukakan  “Lamongan punya program inovasi di bidang perairan antara lain Garpu Sendok dan Gempur Saloka. Keduanya dilakukan utamanya untuk meminimalisir bencana alam banjir di Lamongan, serta untuk merealisasikan program prioritas Lamongan yakni mitigasi bencana alam,” tutur Kepala Dinas PU SDA Lamongan saat ditemui di perairan depan Pasar Ikan Lamongan, Rabu (9/10/2022).

Layaknya pepatah “sedia payung sebelum hujan”, program Garpu Sendok tersebut sudah dilaksanakan selama 2 hari di bantaran Kali Corong dengan mengerahkan 2 unit perahu berisikan 8 petugas.

BACA JUGA  

Target pembabatan eceng gondong disana ialah 40 Kg. Dengan adanya program Garpu Sendok dipastikan akan menambah volume tampungan air dan memperlancar arus air di Lamongan.

Lebih lanjut Gunadi memaparkan “Garpu sendok baru berjalan 2 hari dengan perolehan 2-3 kg eceng gondok yang nanti dibuang ke TPA. Target kami ialah membersihkan 40 Kg eceng gondok di sepanjang Kali Corong yakni 4,5 km. Dengan program ini dipastikan akan memperlancar arus air dan menjaga kebersihan saluran air di Lamongan,” terang Plt PU SDA.

BACA JUGA  

Sedangkan untuk progres program Gempur Saloka yang sudah berjalan mulai 3 Oktober lalu dinyatakan mencapai 100% untuk titik Kota Lamongan dan 70% untuk titik Kecamatan Babat.

Kadis BPBD juga sebagai Plt PU SDA ini menuturkan “Kita kan ada dua titik yakni Lamongan Kota dan Babat, masing-masing 100% untuk kota dan 70% untuk Babat,” ungkap Gunadi.

Program Normalisasi perairan dibagi menjadi 2 yakni operasi dan pemeliharaan . Gunadi menyampaikan bahwa di Lamongan sendiri rutin dilakukan operasi 3-4 kali dalam setahun. Untuk pemeliharaan berkala juga dilakukan dengan bantuan alat berat melalui program Garpu Sendok dan Gempur Saloka itu semua guna Antisipasi Banjir di Lamongan.

Pak ciek suciono

🇮🇩 CATATAN REDAKSI: 🇮🇩 Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita dan atau konten video tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi dan/atau hak jawab kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.👍 Artikel/berita yang dimaksud dapat dikirimkan melalui email redaksi: xposetv0@gmail.com. Terima kasih.👍👍👍

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *