![]()
Xposetv.live// Malaka, Nusa Tenggara Timur Siswi SMPK Sabar Subur Betun, mengikuti ajang kejuaraan Bela Diri Taekwondo Tingkat Daerah KBPP Polri Jatim Cup II. Peserta yang mengikuti kejuaran tersebut yakni Veronika Ximenes dan Maria Ivana Bitin Loes. Yang di selenggarakan oleh KBPP Polri Polda Jawa Timur, bertempat di GOR Futsal Institut Tekhnologi Surabaya tanggal 9-10/11/2024. Dengan sejumlah peserta yang berasal dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
Veronika dan Ivana Perwakilan dari Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Malaka berhasil meraih 3 medali emas. Veronika meraih 2 Medali Emas dan Ivana 1 Medali Emas. Kepala Sekolah SMPK Sabar Subur Betun, Rikardus Siki, S.Fil ketika di temui di ruang kerjanya mengaku bangga atas prestasi yang di peroleh dari kedua siswi nya itu. Menurutnya dukungan selain dari pihak sekolah, dukungan terutama berasal dari orang tua.
“Sebelumnya ada surat yang masuk baik dari perguruan Bela Diri Taekwondo Malaka maupun PEMDA Kabupaten Malaka untuk mengizinkan mereka. Selain kami mendapat surat dari PEMDA dan Pelatih, tentunya kami juga meminta persetujuan secara tertulis dari orang tua. Karena ini merupakan ajang kompetisi yang beresiko, apalagi lokasi lombanya menempuh perjalanan yang jauh. Maka dukungan yang paling utama berasal dari orang tua, sehingga menjadi tanggung jawab bersama”, Jelas Rikardus Siki.
Rikardus juga menerangkan bahwa “kegiatan ini merupakan kegiatan extra yang bukan di selenggarakan oleh sekolah namun mendapat dukungan dari sekolah. Juga menurutnya kegiatan tersebut tidak mengganggu kegitan akademik dari siswi tersebut. Sementara kedua atlit yang saat itu ikut hadir dalam wawancara mengaku sangat bangga. Karena, hal tersebut merupakan pengalaman pertama mereka dalam kejuaraan Bela Diri selama berproses di Taekwondo Malaka.
“Saya sudah 8 tahun jadi murid Taekwondo dan sekarang baru sabuk hijau. Jadi disana kami rata-rata kelas nya yang masih sabuk hijau, biru dan merah”. Jelas Ivana
Hal yang sama juga di ungkapkan Veronika yang meraih 2 medali emas dan juga sama-sama bersabuk hijau. Saya pun telah 8 Tahun menjadi murid Taekwondo.
“Kami sama-sama 8 tahun di Taekwondo dan baru sabuk hijau. Jadi kami berdua bisa dapat medali emas karena kita fight nya hanya sekali, sehingga point nya bagus. Maka kita langsung melaju ke babak final tanpa melewati babak lainnya bahkan semi final”,jelas ivana.
Veronika dan Ivana berharap agar kedepan dapat mengikuti kompetisi pada ajang yang lebih tinggi di tingkat Nasional bahkan Internasional. Veronika merupakan siswi yang berlatar belakang TNI dari sang ayah dan Ibu yang sementara menjabat sebagai Kepala Desa. Pada salah satu desa di Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka. Sementara Ivana adalah anak dengan latar belakang Polri dari sang Ayah dan ibu yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga.***






































